-
Retort Uap Putar: Dirancang untuk Setiap Kaleng Kacang Panggang Klasik
Kacang panggang telah menjadi hidangan klasik di meja makan Eropa dan Amerika selama lebih dari seabad — sesendok di atas roti panggang untuk sarapan, sekaleng yang dinikmati saat berkemah, membawa kenangan sederhana namun kaya akan kacang dengan cita rasa yang penuh.
Namun, hanya sedikit orang yang menyadari bahwa di balik makanan yang "sederhana dan lezat" ini terdapat salah satu proses paling menantang dalam produksi makanan: sterilisasi. -
Retort Sterilisasi Jagung Kemasan Vakum dan Jagung Kalengan
Pengantar singkat:
Dengan menambahkan kipas berdasarkan sterilisasi uap, media pemanas dan makanan yang dikemas berada dalam kontak langsung dan konveksi paksa, serta keberadaan udara di dalam retort diperbolehkan. Tekanan dapat dikontrol secara independen dari suhu. Retort dapat diatur dalam beberapa tahap sesuai dengan produk yang berbeda dengan kemasan yang berbeda.
Berlaku untuk bidang-bidang berikut:
Produk susu: kaleng timah; botol plastik, gelas; kantong kemasan fleksibel.
Sayuran dan buah-buahan (jamur, sayuran, kacang-kacangan): kaleng timah; kantong kemasan fleksibel; Tetra Recart
Daging, unggas: kaleng timah; kaleng aluminium; kantong kemasan fleksibel.
Ikan dan makanan laut: kaleng timah; kaleng aluminium; kantong kemasan fleksibel.
Makanan bayi: kaleng; kemasan fleksibel berbentuk kantong
Makanan siap saji: saus dalam kemasan sachet; nasi dalam kemasan sachet; nampan plastik; nampan aluminium foil.
Makanan hewan peliharaan: kaleng timah; nampan aluminium; nampan plastik; kantong kemasan fleksibel; Tetra Recart -
Retort Uap dan Putar
Sterilisasi uap dan retort putar menggunakan putaran badan yang berputar untuk membuat isi dalam kemasan mengalir. Proses ini mengharuskan semua udara dikeluarkan dari retort dengan membanjiri bejana dengan uap dan membiarkan udara keluar melalui katup ventilasi. Tidak ada tekanan berlebih selama fase sterilisasi dalam proses ini, karena udara tidak diizinkan masuk ke dalam bejana kapan pun selama setiap langkah sterilisasi. Namun, tekanan berlebih udara mungkin diterapkan selama langkah pendinginan untuk mencegah deformasi wadah.

